Mindset Yang Benar Memandang Loss

By Sony Wijaya | 22 Maret 2017 | Kategori:

mindset cara berpikir yang benar memandang loss resiko trading

Loss profit.. Profit loss.. Profit dan loss merupakan 2 sisi yang tidak pernah terpisahkan, apalagi dalam dunia trading dan bisnis.

Ibarat setiap hari kita perlu makan dan minum. Makanan dan Minuman satu paket yang tidak dapat dipisahkan. Demikian pula sukses dan gagal adalah "paket kesatuan" yang dialami silih berganti dalam perjalanan hidup manusia.

Seperti yang pernah saya tulis dipostingan sebelumnya. Sebagai seorang pengusaha / trader, yang namanya loss itu sesuatu yang PASTI dan tidak bisa dihindari ( baca : Loss itu Pasti, Profit itu Kemungkinan )

Karena loss tidak bisa dihindari maka hadapi saja... Kenapa takut..? Anda takut gagal, takut rugi, takut loss ? ini masalah minset dan mental. Permainan psikologis. Bisa jadi faktor kebiasaan.

Orang yang terbiasa dengan rutinitas biasanya takut melakukan hal-hal baru diluar kebiasaan. Orang yang terbiasa mendapat gaji tiap bulan, biasanya takut rugi ( kehilangan ), karena terbiasa "pasti" dapat gaji.

Pola pikir menjadi tidak eksploratif dan tidak kreatif, canggung melakukan hal-hal yang mengandung resiko dan ketidakpastian.

Sobat trader dimanapun anda berada, latihlah mental dan minset anda untuk berkembang berani menghadapi ketidakpastian. Karena hidup ini sejatinya dipenuhi dengan perubahan demi perubahan.

Namun berani saja tanpa dibekali ilmu, ini juga konyol bunuh diri namanya. Oleh sebab itu, teruslah melatih mental dan tingkatkan pengetahuan anda secara konsisten.

Ada pepatah berkata : No Pain No Gain.

Seorang pemenang dia tau ada pain. Namun dibalik pain ada gain. Oleh sebab itu dia tidak takut menghadapi pain, dia fokus kepada gain. Selalu kreatif berpikir dan berusaha mencari cara bisa melewati pain tersebut untuk mendapatkan gain.

Tugas utama kita adalah terus belajar dan berlatih menghadapi perubahan dan ketidakpastian. Hanya seorang pecundang yang berpikir hidup itu selalu sama, statis, nyaman, aman dan pasti.

Pada akhirnya benar seperti apa yang dikatakan oleh Pak Rachmat (alumni) :
Loss bukan untuk ditakuti dan dihindari tapi dihadapi, dipelajari dan dikelola untuk menghasilkan profit.