Belajar Psikologi Trading

By Sony Wijaya | 24 Februari 2017 | Kategori:

belajar psikologi trading forex saham
Seberapa penting kah peranan psikologi dalam trading ?

Postingan kali ini kita awali dengan pertanyaan diatas.

Jawabannya apa ?
- Ada sebagian orang menjawab : Penting sekali !
- Ada juga yang lain menjawab : nggak penting, pokoknya bisa profit, belajar strategi dan analisa yang paling penting..!! Kemampuan memprediksi arah market itu paling penting !

Oke semua jawaban boleh-boleh saja. Kita tidak sedang membahas mana benar mana salah. Nanti diakhir sesi kita akan mengerti sendiri.

Secara garis besar, jawaban terbagi menjadi 2 : Penting dan Tidak penting.

Jawaban tersebut dapat menunjukkan tingkat kedewasaan dan pengalaman seseorang dalam trading. Kalau menurut saya pribadi : SANGAT PENTING SEKALI !

Jika bicara tentang psikologi, Psikologi sendiri itu apa sih ? Psikologi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan Jiwa. Bisa tentang sikap, mental, pola pikir, minset, perilaku, kebiasaan, emosi, dan segala bentuk kondisi kejiwaan seseorang. Itulah psikologi.

Nah sekarang pertanyaannya, jika ingin sukses dalam hidup, apakah kita tidak membutuhkan sikap yang baik ? Mental yang kuat dan tidak mudah menyerah ? mengembangkan pola pikir / minset yang positif ? kita perlu membangun perilaku dan kebiasaan yang baik ? Kemampuan kecerdasan emosi yang baik ? perlu keuletan dan ketekunan ?

SANGAT MEMBUTUHKAN SEMUA ITU !!

Berarti untuk bisa SUKSES dalam hidup saja, membutuhkan psikologi yang baik. Apalagi dalam trading !!

Kadang seorang pemula jika diberitahu bahwa kemampuan psikologi itu aspek yang sangat penting, bahkan lebih penting dibandingkan kemampuan mendapatkan profit, mereka tidak percaya. Karena persepsi mereka "bagaimana bisa profit, bagaimana strategi yang hebat" itu lebih penting.

Banyak pemula pola pikirnya Instant, ingin cepat profit. Padahal perlu membangun fondasi trading yang benar dulu, psikologi yang matang dan dewasa.

Percaya deh, jika Psikologi anda baik,. Profit otomatis akan mengikuti.

Trading itu sebenarnya simple dan mudah kok. Yang sulit adalah membangun dan melatih psikologi trader-nya.

Sebagai contoh dalam kehidupan sehari - hari, ada 2 orang. Yang pertama memiliki kemampuan akademis yang baik, lulusan perguruan tinggi dengan predikat cumlaude. Tetapi sikapnya kurang baik, tidak pandai bergaul, tidak memiliki kecerdasan emosi yang baik. Tidak sabaran.

Orang kedua, memiliki kemampuan akademis biasa saja tidak terlalu hebat. Tetapi punya kemampuan psikologi yang baik, kecerdasan emosi yang baik, sabar dan ramah dengan semua orang, Pandai bergaul dan bersosialisasi.

Kira - kira di masa depan, LEBIH BERHASIL YANG MANA orang pertama atau kedua ? Tentu orang yang kedua bukan ?

Lebih ideal lagi, kemampuan psikologi dan kemampuan teknis harus sama-sama ditingkatkan. Supaya hasilnya lebih maksimal. SUKSES lebih berkembang lagi.

Bisnis trading sebenarnya lebih banyak berbicara BUKAN tentang berapa modalnya ? Berapa profitnya ? berapa lossnya ? Apa dan Bagaimana strateginya ? Semua itu hanya 20%. Tetapi 80% bicara mengenai sikap dan psikologi.

Bagaimana kita menyikapi dan memperlakukan bisnis ini. Bagaimana cara pandang / minset yang benar memahami perilaku market. Serta bagaimana mengelola resiko di setiap transaksi supaya Probabilitas win lebih besar. Itu semua lebih banyak berkaitan dengan aspek psikologi dibandingkan aspek teknik / strategi tradingnya.

Ingat ya tidak ada strategi yang sempurna. Silahkan baca postingan sebelumnya yang berjudul Tidak ada strategi sempurna.

Pada akhirnya, benar seperti kata para ahli yang telah sukses di bisnis ini : Sukses ditentukan oleh 3 M ( Minset 50%, Money Management 30%, Method 20% ).

Psikologi mencakup bagian Minset dan Money Management.


0 Response to "Belajar Psikologi Trading"

Posting Komentar