Istilah dan sebutan "Trading Forex" itu sangat familiar di kalangan masyarakat. Meskipun persepsinya negatif. Banyak yang menganggap Forex ini judi, bisnis tipu tipu, banyak yang loss, dan sebagainya.
Padahal Forex hanyalah nama instrumen / aset yang diperdagangkan ( trading )
Nama sebenarnya adalah ( CFD ) Contract For Difference.
Kita tidak membeli / memiliki aset nya. Tapi hanya memanfaatkan pergerakan naik turunnya harga aset tersebut untuk mendapat keuntungan.
Trading CFD ini memiliki pilihan aset yang sangat beragam. Forex adalah salah satu nya.
Selain Forex ada Trading Gold, Silver, Index, Saham, Kripto, dsb.
Dan yang membuat banyak trader mengalami rugi adalah karena TIDAK MENGERTI bagaimana mekanisme CFD ini bekerja.
Pandangan Orang awam tentang Trading CFD cenderung negatif dan sering disamakan dengan judi atau penipuan,
Mengapa bisa begitu ?
1. Tidak pegang barang fisik
Memang kita tidak pegang / membeli aset nya. Tapi bukan berarti penipuan. Memang model bisnis nya seperti ini.
Trading CFD pertama kali di tahun 1990an di Inggris. Aset yang diperdagangkan bukan forex, tetapi saham saham di Inggris.
Setelah itu berkembang ke seluruh dunia dan pilihan instrumen trading kian beragam ( Forex, Index saham, Gold, Silver, Oil, dll )
2. 90% trader gagal
Kalau trader profit biasanya diam diam alias nggak rame. Tapi kalau rugi, biasanya rame dan teriak teriak di medsos.
Itu lah penyebab mengapa trading sangat identik dengan cerita rugi.
Padahal 90% penyebab kegagalan mereka karena kurang nya pengetahuan dan ilmu trading mereka.
3. Salah menggunakan Leverage



