Bagaimana cara meminimalkan dan mengantisipasi resiko di trading forex ? Bisnis Forex memang dikenal resiko tinggi, tapi bukan berarti resiko tidak bisa dikontrol.
Resiko bisa dikontrol dan diukur tergantung bagaimana persiapan, perencanaan dan kemampuan trading kita sendiri.
Nah bagaimana penjelasan lengkapnya ? Simak pada video kali ini. Siapkan headset dan earphone anda.
Banyak pendapat berkata, jika leverage semakin besar maka resiko trading akan semakin besar pula, benar kah demikian ?
Nah pada video kali ini saya ingin menjelaskan, sebenarnya pendapat itu tidak sepenuhnya benar karena LEVERAGE itu tidak berhubungan langsung dengan resiko.
Leverage berhubungan dengan margin. Margin adalah syarat / uang yang dibutuhkan ketika kita membuka sebuah transaksi / posisi di trading.
Nah bagaimana penjelasan lengkapnya ? Simak pada video kali ini. Siapkan headset dan earphone anda.
Sebetulnya tidak ada kata aman atau berbahaya. Itu hanyalah persepsi dan asumsi pikiran kita masing-masing.
Dan sesuatu bisa dianggap aman atau berbahaya tergantung kemampuan pelakunya. Misalkan ada kabel PLN yang terbuka dan ada aliran listriknya.
Jika kabel ini di sentuh maka sangat berbahaya sekali, kita bisa kesetrum. Tapi jika saya menggunakan sarung tangan anti listrik lalu memegang kabel tersebut, apa yang terjadi ?
Saya tetap aman-aman saja. Demikian juga trading forex.
Bisnis ini dianggap banyak orang bisnis yang berbahaya, beresiko tinggi, banyak yang rugi, bangkrut dan anggapan negatif lainnya.
Padahal sebetulnya trading forex adalah bisnis yang aman, jika kita tau cara antisipasinya.
Sama seperti contoh kabel tadi, jika kita tidak tau apa-apa jelas berbahaya sekali. Tapi jika kita tau cara melindungi diri maka kita tidak akan kesetrum.
Nah, bagaimana penjelasan lengkapnya ? Simak pada video kali ini. Siapkan headset dan earphone anda.
Trading Forex sebetulnya bisnis yang sangat mudah dan sederhana. Prinsipnya sama seperi KARTU KREDIT.
Kartu kredit memberikan banyak fasilitas dan kemudahan dalam berbelanja. Saking mudahnya bahkan ada yang tidak punya uang tetap bisa membeli barang.
Kemudahan ini menggoda kita untuk belanja secara berlebihan bahkan melebihi kemampuan. Akhirnya banyak kasus kredit macet atau terlilit hutang. Hal ini disebabkan karena banyak orang tidak mampu menguasai dan mengendalikan diri terhadap fasilitas yang ada di kartu kredit tersebut.
Mereka menjadi OVER BELANJA, pada akhirnya banyak yang bangkrut dan terlilit hutang yang sangat besar.
Nah trading forex sama seperti kartu kredit. Bisnis ini memiliki banyak fasilitas dan kemudahan. Salah satunya bisa melakukan trading kapan saja dan dimana saja.
Adanya kemudahan ini menggoda kita untuk membuka transaksi ( posisi ) melebihi kapasitas modal kita. Akhirnya banyak yang hancur dan rugi di trading.
Mereka tergoda melakukan OVER TRADING dan OVER LOT.
Bagaimana penjelasan lengkapnya ? Simak pada video kali ini. Siapkan headset dan earphone anda..
Trading forex apakah judi ? Ini sebuah pertanyaan yang sangat kontroversi dan debatable, sebab setiap orang punya definisi dan persepsi yang berbeda-beda tentang judi.
Kata judi sebetulnya mengandung arti KETIDAKPASTIAN. Jadi kita tidak perlu alergi dan negatif dengan kata judi. Sebab seluruh aspek hidup kita juga penuh dengan ketidakpastian.
Saya memberikan perspektif yang netral dan tidak memihak. Saya tidak berada di kubu yang mengatakan trading forex adalah judi, dan saya tidak berada di kubu yang mengatakan trading forex bukan judi.
Simak penjelasan lengkapnya pada video kali ini. Siapkan headset dan earphone anda.
Ini sebenarnya materi basic tapi saya yakin banyak trader yang masih belum punya pemahaman yang tepat tentang leverage dan margin. Leverage adalah fasilitas / kemudahan pinjaman dari broker. Margin adalah uang jaminan / DP.
Semakin besar leverage maka semakin kecil margin yang di butuhkan. Bagaimana penjelasan lengkapnya ? Simak pada video kali ini.. Siapkan headset dan earphone anda..