Sudah kah Kita Perlakukan Trading Sebagai Bisnis

By Sony Wijaya | 15 September 2017 | Kategori:

mindset trading adalah bisnis bukan judi. sudahkah kita memperlakukan investasi trading saham forex sebagai bisnis

Kalau kita sering membaca di berbagai forum, grup dan komunitas trading, disana banyak yang mengatakan bahwa Trading adalah bisnis. Trading itu bisnis bukan judi. Sebuah kalimat klise yang sering di ucapkan para master / mentor trading.

Sebenarnya ada PERTANYAAN yang lebih penting dari sekedar mengatakan, Trading adalah bisnis. SUDAHKAH KITA PERLAKUKAN TRADING SEBAGAI BISNIS ?

Jika belum maka tidak heran kalau trading kita mengalami banyak babak belur dan berakhir dengan kekecewaan. Kemudian pertanyaan selanjutnya, bagaimana cara memperlakukan trading sebagai bisnis ?

Pada postingan kali ini saya akan membahas hal tersebut secara lebih detail dan mendalam supaya tidak hanya sekedar teori yang mudah diucapkan ( trading adalah bisnis ) tapi sulit diterapkan.

Sebuah bisnis bisa berhasil butuh 3 hal yang saling mendukung, yaitu Mindset, Metode, dan Management.

1. MINDSET.

Supaya berhasil di suatu bidang, kita harus memiliki mindset yang positif terhadap bidang tersebut dan yakin kepada diri sendiri.

Coba jawab pertanyaan berikut ini,
- Yakin kah anda trading forex adalah BISNIS YANG LUAR BIASA ? 
- Yakin kah anda bisa MENGHASILKAN SESUATU YANG LUAR BIASA dari trading ?

Jika jawaban kedua pertanyaan tersebut adalah TIDAK YAKIN, berarti anda mempunyai mindset yang negatif ( ragu dengan bisnisnya dan tidak percaya diri ). Saran saya SEGERA TINGGALKAN TRADING. Cari pekerjaan / bisnis lain yang mungkin lebih cocok buat anda.

Berbicara soal keyakinan, saya bisa mengerti bahwa seseorang tidak bisa mindsetnya langsung positif. Awalnya masih negatif / ragu itu hal yang sangat wajar. Namun setidaknya kita harus membangun keyakinan positif lebih dahulu supaya perjalanan menuju trader yang berhasil menjadi lebih bersemangat dan tidak mudah menyerah.

Bagaimana cara membangun mindset yang positif ? Perbanyaklah bergaul dengan orang - orang yang berhasil supaya anda tertular semangat dan optimisme mereka.

Di bagian mindset yang positif, terbagi menjadi 2 yaitu :
  • Spekulator ( High Profit ), Trader yang mengharapkan profit besar dalam waktu singkat dan mengutamakan pertumbuhan jangka pendek. 
  • Investor ( Low Profit ), Trader yang mengharapkan profit lebih kecil, relatif lebih aman dan mengutamakan pertumbuhan jangka panjang.
Tidak ada yang salah dengan menjadi seorang spekulator atau investor. Menginginkan profit besar atau kecil. Bahkan trading dengan sangat "serakah" dan ingin cepat kaya. Semuanya benar, bisa, dan boleh-boleh saja.

Trading forex adalah bisnis yang luar biasa dan revolusioner, bisa diperlakukan menjadi "apa saja". Mau trading harian atau mingguan atau bulanan, bahkan tiap jam, tiap menit, semua bisa-bisa saja. Sangat fleksibel dan dinamis. Yang terpenting kita paham dan siap dengan segala konsekuensinya.

Setiap orang punya mindset yang berbeda-beda. Bukan soal benar atau salah. Mindset apapun adalah benar bagi orang tersebut. Sebaiknya kita tidak saling memperdebatkan karena kita bertanggung jawab penuh atas mindset / keputusan kita sendiri.

2. METODE.

Metode ada banyak sekali. Tidak ada yang terbaik dan paling sempurna. Masing - masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Pilih dan gunakanlah metode yang paling NYAMAN buat anda.

Saya tidak mengatakan paling simple. Boleh saja itu rumit tapi anda nyaman, ya silahkan. Saya tidak mengatakan paling aman. Boleh saja itu sangat beresiko tetapi anda siap dan nyaman, ya silahkan.

Sebetulnya tidak ada istilah simple atau rumit, mudah atau sulit, aman atau beresiko. Orang yang berkata rumit atau sulit karena dia tidak benar-benar memahami. Orang yang berkata tidak aman ( sangat beresiko ) karena dia tidak tau cara mengelola resikonya.

Intinya adalah soal KENYAMANAN. Nah pada bagian inilah yang perlu banyak dikerjakan. Terkadang kita harus "berpetualang" dari metode satu ke metode yang lain. Mencoba dan mempelajari beberapa metode untuk menemukan yang paling nyaman. Masa-masa pencarian ini kadang sangat "melelahkan" bagi sebagian orang ( tidak sedikit yang menyerah ).

Trading sama seperti kehidupan. Orang mencari pekerjaan / jenis usaha yang sesuai dengan minat dan bakatnya. Mencoba menekuni beberapa profesi hingga akhirnya menemukan yang cocok dan fokus disana.

Atau proses mencari jodoh, misalkan seorang pria mencari istri. Tentu dia harus bergaul dan berteman dengan banyak wanita. Mungkin pernah pacaran beberapa kali sampai akhirnya menemukan yang paling cocok untuk dinikahi.

Balik lagi ke soal trading.

Jika kita sudah menemukan metode yang nyaman, lebih baik jangan berpindah-pindah. Fokuslah dengan metode itu, terus dilatih supaya semakin mahir sebab ada pepatah yang mengatakan,
1 pisau yang tajam LEBIH BERGUNA daripada 10 pisau yang tumpul.
3. MANAGEMENT.

Saya percaya sebuah bisnis mampu berkembang dengan luar biasa pasti memiliki management bisnis yang baik. Seluruh kegiatan operasionalnya berjalan dengan efektif dan terstruktur rapi.

Nah kalau kita ingin menjadi trader yang berhasil, maka kitapun harus mempunyai management trading yang baik. Management trading berisi JURNAL, catatan dan rekapitulasi hasil trading.

Apa saja yang perlu dicatat ? Berikut ini contoh jurnal trading yang saya lakukan,
  • Pair apa ( contoh EUR-USD ).
  • Terjadinya kapan, tanggal / hari / jam ( 11 agustus, Jumat, 19.30 )
  • Ada news fundamental apa ( CPI ).
  • News tersebut dari negara mana ( USA )
  • Berapa besar pergerakannya ( naik sebesar 68 dalam pips dalam waktu 1 jam setelah news tersebut release ).
  • Dan sertakan gambar chartnya.

Dengan mempunyai jurnal, kita bisa melakukan evaluasi dan perbaikan yang berkesinambungan. Lama - kelamaan kemampuan trading kita akan semakin berkembang.

Pergerakan market hanya ada 2 kondisi, yaitu Trending dan Sideways. Kedua kondisi ini akan selalu bergantian, dan terdapat pola - pola yang sama.

Seperti ada quote populer mengatakan HISTORY REPEATS ITSELF, artinya kondisi atau peristiwa di masa lalu cenderung akan terulang kembali di kemudian hari. Inilah gunanya kita memiliki jurnal sebagai bekal persiapan untuk menghadapi peristiwa yang "sama" di masa mendatang.

Dengan semakin banyaknya jam terbang serta mengenal pola - pola yang sama dan berulang, otomatis membuat kita semakin TRAMPIL dalam menyikapi pergerakan market. Endingnya, hasil trading kita akan semakin baik.

Selamat memperlakukan trading forex sebagai bisnis. SALAM PROFIT KONSISTEN dan OPTIMAL.

Silahkan SHARE Jika BERMANFAAT.

0 Response to "Sudah kah Kita Perlakukan Trading Sebagai Bisnis"

Posting Komentar