Mengapa HARUS Trading Forex

Mengapa HARUS Trading Forex

mengapa harus mengerjakan belajar bisnis trading investasi saham forex

Untuk mencapai SUKSES dibidang apapun, kita harus mempunyai alasan yang kuat.
  • Mengapa saya harus berhasil di bidang itu ?
  • Mengapa impian itu harus diwujudkan ?
  • Mengapa saya tidak boleh menyerah ?
Pertanyaan - pertanyaan itu harus dijawab dengan penuh keberanian, kesungguhan, dan kejujuran pada diri sendiri. Ketidakmampuan kita "menjawab" pertanyaan - pertanyaan tersebut akan membuat SEMANGAT BERJUANG menjadi rapuh di tengah proses perjalanan menuju kesuksesan.

Demikian juga untuk menjadi trader yang berhasil, kita harus mempunyai MOTIVASI dan ALASAN yang kuat. Berikut ini beberapa alasan yang sudah saya rangkum dari para trader-trader sukses yang pernah saya temui.

Semoga bisa memberikan semangat buat kita semua, terutama bagi anda yang sedang down dan hampir menyerah di bisnis ini.

1. TRADING FOREX ADALAH BISNIS TERBAIK.

Penilaian ini bersifat subjektif dan personal. Memang BUKAN bisnis yang sempurna, resiko tetap ada, sama seperti bisnis yang lain ada resikonya juga. Namun sebagian besar resiko ada dalam kontrol kita sendiri.

Berbeda dengan bisnis konvensional yang resikonya ada di mana-mana. Misalnya pegawai tidak jujur, hutang / piutang tidak dibayar, barang tidak laku terjual, proses pengiriman barang yang rumit, dan sebagainya.

Sama-sama ada resiko namun trading forex jauh lebih simple. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan atau kegagalan sepenuhnya berada di tangan kita sendiri.

Oleh karena itu miliki lah semangat belajar yang tinggi. Dengan semakin banyaknya pengetahuan dan pengalaman trading akan membuat resiko kegagalan semakin kecil, sekaligus peluang keberhasilan semakin besar.

2. TRADING FOREX ADALAH BISNIS PENUH KEBEBASAN.

Ini merupakan daya tarik terbesar yang menyebabkan trading forex semakin hari semakin diminati karena memberikan kebebasan secara waktu, ruang, tempat, dan modal.

Market Open selama 5 hari ( senin - jumat ) full 24 jam, dibantu teknologi internet dan gadget ( laptop dan HP ) bisa melakukan transaksi dimana saja dan kapan saja, serta dengan modal berapapun mulai $10 hingga $ Jutaan. Bebas menentukan profit / loss seberapa besar. Semuanya bisa di atur sesuai risk profile masing - masing orang.

Trading forex merupakan salah satu bisnis masa depan yang akan semakin populer karena manusia menyukai kebebasan, kemudahan, dan fleksibilitas yang tinggi.

3. TRADING FOREX ADALAH BISNIS INTERNASIONAL.

Melalui bisnis ini kita berkesempatan untuk belajar pengetahuan baru, terutama bidang ekonomi, politik, sosial dan budaya dari negara - negara besar seperti Amerika, Inggris, Eropa, Kanada, Australia, Jepang, Selandia Baru.

Karena trading forex adalah aktivitas perdagangan mata uang dunia, maka kita perlu mengerti hal-hal yang berkaitan dengan KONDISI negara tersebut.

Tidak perlu menguasai sampai detail, tapi kita cukup memahami istilah-istilah fundamental, berita dan data ekonomi yang di-release secara berkala. Ada yang sebulan 1x ( contoh news inflasi ) atau setahun 8x ( news bank sentral ).

Selain itu, kita juga berkesempatan untuk belajar bahasa inggris semakin intens. Sebagian besar konten dan materi pembelajaran trading forex menggunakan bahasa inggris. Hal ini akan mengasah kemampuan berbahasa inggris kita menjadi lebih baik.

4. KESEMPATAN MENGEMBANGKAN DIRI.

Seperti artikel yang pernah saya tulis sebelumnya, banyak sekali pelajaran kehidupan yang diperoleh ketika menjalankan aktivitas trading.

Trading adalah permainan psikologi dan mental. Oleh karena itu aspek psikologis kita lebih banyak berperan. Melatih kemampuan berpikir kritis, logis, dan mampu melihat berbagai kemungkinan.

Belajar psikologi kehidupan. life skills, life games, life probability. Disini letak keseruannya, market bisa dianalisa dari banyak sudut pandang sehingga melatih kita berpikir kreatif dan punya wawasan yang luas.
Trading forex sangat cocok bagi mereka yang berjiwa DINAMIS, fleksibel, menyukai tantangan dan memiliki kemampuan beradaptasi dengan baik. 
Itulah beragam alasan mengapa harus trading forex. Mungkin anda punya alasan yang lain. Apapun itu intinya kita harus PUNYA ALASAN KUAT mengapa harus mengerjakan bisnis ini.

Alasan yang kuat akan melahirkan KOMITMEN dan MOTIVASI dalam diri sehingga kita mampu bertahan dan berkembang di trading forex.

SALAM PROFIT KONSISTEN DAN OPTIMAL.
Silahkan SHARE Jika Bermanfaat.

Belajar Trading Forex Untuk PEMULA

Belajar Trading Forex Untuk PEMULA

belajar trading investasi saham forex untuk pemula lot pips point margin leverage over trading

Saya sering mendapatkan pertanyaan seperti :
  • Bagaimana cara memulai trading forex ?
  • Apa saja yang diperlukan selama melakukan kegiatan trading ?
  • Bagaimana cara menganalisa pergerakan harga ?
  • Apa bedanya saham dengan forex ?
  • Bagaimana cara mengirim dan menarik dana ?
  • Bagaimana cara membuka account trading ?
  • Dan sebagainya...
Pada postingan kali ini saya akan memberikan beragam informasi tentang trading forex khususnya hal-hal basic dan pengetahuan dasar yang perlu diketahui oleh pemula jika serius ingin memulai trading.

1. Software Yang Dibutuhkan.

MetaTrader ( MT ) adalah software paling populer yang digunakan trader forex diseluruh dunia karena charting system-nya paling bagus.

Selain MT ada juga beberapa software, yaitu SIRIX, cTrader, dan Streamster. Namun kalah populer dibanding MT. ada 2 versi, MT4 dan MT5. Yang paling banyak digunakan adalah MT4

MT menyediakan seluruh kebutuhan untuk trading. Menampilkan chart / grafik pergerakan harga, melakukan transaksi, melihat history transaksi, menambah indikator atau EA serta dilengkapi tools dan fasilitas yang lengkap untuk melakukan analisa market dengan cepat dan mudah.

Kita sebagai trader profesional seharusnya mengerti dan mampu menggunakan MT dengan baik, sama seperti seorang pegawai / karyawan profesional bisa mengoperasikan Microsoft Office ( Word, Excell, Powerpoint ) dengan baik.

2. Pips dan Lot.

Pips adalah NILAI atau JARAK pergerakan harga. Misalkan pair GBP-USD bergerak dari level 1.3000 ke 1.3001 itu artinya 1 pips ( broker 4 digit ). Atau dari 1.30000 ke 1.30010 itu artinya 10 pips ( broker 5 digit ). Untuk lebih mempermudah, fokus 4 digit saja.

Contoh : pair GBP-USD bergerak
  • Dari level harga 1.3000 ke 1.3010, artinya 10 pips.
  • Dari level harga 1.3000 ke 1.3100, artinya 100 pips.
  • Dari level harga 1.3000 ke 1.2000, artinya 1000 pips.
Lot adalah NILAI $ dari setiap pips. Ada broker yang 1 lot artinya setiap pergerakan 1 pips = $1. Ada juga broker yang 1 lot artinya setiap pergerakan 1 pips = $10. Untuk lebih mempermudah, kita asumsikan 1 lot artinya 1 pips = $1.

Misalkan ada sebuah order / posisi BUY GBP-USD di harga 1.3000 sebesar 5 lot. 30 menit kemudian harga bergerak di level 1.3012. Maka order BUY tersebut mengalami profit sebesar 12 pips = $60 ( 12 x 5 lot ).

Contoh lagi, ada order / posisi SELL GBP-USD di harga 1.3000 sebesar 3 lot. 30 menit kemudian harga bergerak di level 1.3012. Maka order SELL tersebut mengalami loss sebesar 12 pips = $36 ( 12 x 3 lot ).

Jadi lot adalah FAKTOR KALI dari nilai pipsnya. Ilustrasinya dalam bisnis real, misal dagang HP profitnya Rp. 100.000 per unit. Jika mempunyai 10 unit maka profitnya Rp. 1 juta. Jika punya 1000 unit maka profitnya Rp. 100 juta.

ITU KALAU LAKU SEMUA,
TAPI KALAU TIDAK LAKU ?

Sekarang kita bicara soal resiko. Yang punya 10 unit resikonya lebih kecil. Yang punya 1000 unit resikonya lebih besar. Artinya lot semakin besar = potensi profit / loss semakin besar. Lot semakin kecil = potensi profit / loss semakin kecil. Ini sesuai dengan prinsip yang berlaku dalam dunia investasi.

HIGH RISK HIGH RETURN,
LOW RISK LOW RETURN.

3. Cara Mendapat Untung. 

Yang menentukan profit / loss BUKAN arah pergerakan harganya, melainkan jenis order / POSISINYA.
  • Posisi BUY : Beli dahulu lalu jual kemudian.
  • Posisi SELL : Jual dahulu lalu beli kemudian.
Harga turun tidak selalu berarti loss ( jika posisinya SELL justru profit ).
Harga naik tidak selalu berarti profit ( jika posisinya SELL justru loss ).

Di semua bisnis real dan kehidupan sehari-hari, cuma bisa 1 posisi yaitu BUY saja. Di bisnis trading forex, kita bisa memilih posisi BUY atau SELL.

Posisi BUY tidak perlu terlalu dijelaskan karena kebanyakan dari kita sudah paham. Posisi SELL mungkin perlu dipelajari karena kita belum terbiasa. Tapi prinsipnya simple, posisi BUY dan SELL itu saling berkebalikan.


Karena memiliki kemampuan 2 posisi, membuat peluang mendapatkan profit menjadi sangat besar. Dalam kondisi market apapun ( naik atau turun ) kita memiliki kesempatan menghasilkan keuntungan. Inilah kelebihan trading forex yang tidak dimiliki bisnis real lainnya.

Namun jangan melupakan sisi resikonya. Sejatinya pergerakan harga naik dan turun itu mengandung peluang profit, sekaligus peluang LOSS ( jika salah posisi ). Oleh karena itu, kemampuan membaca market menjadi sangat penting.

4. Margin dan Leverage.

MARGIN bisa diibaratkan seperti "uang jaminan" atau DP ( Down Payment ) yang diberikan kepada broker. Ketika kita melakukan transaksi, entah buka order BUY atau SELL artinya kita sedang membeli / memesan sebuah barang. Atau bahasa sehari-harinya kita "kulak an" barang.

Karena harga barangnya sangat besar sekali, kita sebagai trader retail kebanyakan tidak mampu "kulak an". Oleh sebab itu kita dibantu oleh broker cukup "membayar" sepersekiannya saja. Inilah MARGIN ! Besarnya berapa ? Tergantung leveragenya.

LEVERAGE adalah fasilitas pinjaman dari broker. Leverage semakin besar, maka broker memberikan fasilitas pinjaman semakin besar ( sehingga margin semakin kecil ). Trader membayar semakin kecil. Oleh sebab itu, leverage semakin besar maka kemampuan "kulak an" menjadi semakin besar pula.

LEVERAGE seperti pedang bermata dua. Di satu sisi sangat membantu trader retail karena mengeluarkan biaya "kulak an" lebih kecil. Sehingga modal tradingnya "tersisa" lebih banyak.

Namun jika tidak berhati-hati, trader akan mudah tergoda melakukan "kulak an" secara berlebihan, ngawur, sembrono dan tanpa perhitungan yang matang. Hal ini justru berpotensi mendatangkan kerugian di kemudian hari.

Dalam dunia trading disebut dengan istilah OVER TRADING. Ini salah satu tantangan terbesar para trader yang tidak mampu mengendalikan diri dan tidak bijak menggunakan fasilitas leverage.

Silahkan baca --->> Tantangan Dan Kesulitan Trading Forex

5. Broker.

Broker adalah media / fasilitator bagi kita para trader retail untuk melakukan aktivitas trading. Dalam dunia bisnis real / konvensional, broker ibaratnya seperti supplier. Kita sebagai trader ( pedagang ) pasti membutuhkan adanya supplier.

Melalui broker kita bisa membuka account, mengirim dana sebagai modal trading, dan menarik dana. Untuk penjelasan lebih detail tentang broker, silahkan membaca artikel yang pernah saya tulis sebelumnya.

Silahkan baca --->> Memilih Broker Trading Yang Baik.


KESIMPULAN.

Trading forex pada prinsipnya sama persis seperti bisnis real pada umumnya. Perbedaannya hanya ada 3 :
  • Tidak memegang barang fisik.
  • Peluang bisa 2 arah ( BUY / SELL ).
  • Pergerakan harga ditentukan oleh market dunia.
Kalau di bisnis real, pergerakan harga relatif lebih slow karena tergantung "kesepakatan" antara kita sebagai pedagang dengan pembeli. Dinamika perubahan harga tidak secepat di forex.

Oleh sebab itu kita harus mau belajar mengenal pergerakan market. Berbagai pola dan kebiasaan market yang sering terjadi secara berulang.
Seperti ada ungkapan mengatakan, Trader yang baik adalah PENGAMAT yang baik. Trader yang berhasil adalah trader yang mampu memanfaatkan hasil pengamatannya.
SALAM PROFIT KONSISTEN DAN OPTIMAL.

Silahkan SHARE Jika Bermanfaat.

Perbedaan FOREX Dan SAHAM Lebih Detail

Perbedaan FOREX Dan SAHAM Lebih Detail

perbedaan belajar trading saham forex sebagai alternatif investasi quote warren buffet prediksi harga naik turun

Mari kita mengenal dan mempelajari kedua instrument trading ini secara lebih mendalam.

Saat ini FOREX dan SAHAM semakin populer dan dikenal masyarakat sebagai salah satu alternatif untuk berinvestasi di era modern yang serba digital.

Sebelumnya saya ingin memastikan anda sudah membaca artikel sebelumnya yang berjudul BENARKAH Forex Lebih Beresiko Dibanding Saham ? Postingan kali ini adalah kelanjutan dari artikel tersebut.

Artikel ini cocok bagi pemula yang ingin memasuki dunia trading online. Kebanyakan mereka masih bingung dan sulit membedakan antara FOREX dan SAHAM. Memang ada banyak persamaan di antara keduanya, misalnya cara membaca chart / grafik pergerakan market, ilmu money management dan psikologi tradingnya.

Namun ada juga perbedaan signifikan yang perlu dipahami oleh trader pemula.

1. Market Open.
  • SAHAM. Market Open 5 hari dari jam 09.00 - 16.30. Tidak full 24 jam.
  • FOREX. Market Open 5 hari full 24 jam. Mulai dari hari senin jam 04.00 - sabtu 03.59.
2. Analisa Fundamental.
  • SAHAM. Mempelajari berita dan data ekonomi tentang perusahaan. Misalnya laporan laba rugi, laporan tahunan, PER ( Price to Earning Ratio ), EPS ( Earning Per Share ), dan sebagainya. Kita mempelajari laporan keuangan ( kondisi ) suatu perusahaan. 
  • FOREX. Mempelajari berita dan data ekonomi suatu negara. Misalnya data inflasi, suku bunga, ekspor impor, laporan tenaga kerja, dan sebagainya. Kita mempelajari kondisi perekonomian suatu negara. Selengkapnya bisa baca artikel berikut ini.
3. Pilihan Yang Diperdagangkan.
  • SAHAM. Ada lebih dari 100 perusahaan yang sahamnya bisa diperdagangkan. 
  • FOREX. Ada 8 negara besar yang mata uangnya diperdagangkan. Selengkapnya bisa baca artikel berikut ini.
4. Posisi Trading.
  • SAHAM. Hanya bisa posisi satu arah, yaitu Long. Jika prediksi harga akan naik, kita ambil posisi Long. Jika prediksi harga akan turun, kita hanya menunggu ( do nothing ).
  • FOREX. Bisa posisi 2 arah, yaitu Long dan Short. Jika prediksi harga akan naik, kita ambil posisi Long. Jika prediksi harga akan turun, kita ambil posisi Short.
Kalau forex dianggap masyarakat lebih beresiko menurut saya kurang tepat. Sesuai penjelasan diatas pada point no 1 ( Market Open ) dan no. 4 ( Posisi Trading ), membuat forex menjadi lebih fleksibel.

Forex lebih dinamis.
Saham lebih terbatas.

Karena lebih dinamis, maka peluang untuk menghasilkan profit menjadi lebih banyak. Tapi jangan lupa, resikonya menjadi lebih banyak pula ( jika tidak dibekali ilmu yang cukup ).

Contohnya naik sepeda atau naik motor.

Sepeda itu lebih sederhana dan terbatas. Motor lebih dinamis, lebih canggih dan memiliki banyak fasilitas.

Berbicara mengenai resiko, secara teori motor resikonya lebih besar. Namun sepeda pun jika kita tidak tau cara mengendarainya, tetap beresiko ( bisa masuk jurang atau tertabrak ). Itu artinya, resiko tidak terletak pada APA kendaraannya, melainkan BAGAIMANA kemampuan mengendarainya. Faktor manusia lebih dominan.
Seperti ada quote terkenal dari Warren Buffet, RISK COMES FROM NOT KNOWING WHAT YOU'RE DOING..
Bukan APA instrumentnya tapi BAGAIMANA menjalankannya,
ini yang lebih penting !

Kita sudah membahas banyak hal tentang perbedaan antara FOREX dan SAHAM. Tidak ada mana yang lebih bagus atau lebih buruk. Masing - masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Pada akhirnya segala sesuatu kembali kepada diri sendiri, bagaimana pemahaman dan kemampuan kita mengelola instrument tersebut. FOREX dan SAHAM sama-sama menguntungkan. Tidak ada yang sulit jika kita memiliki kemauan yang besar untuk mempelajarinya.

Secara teori FOREX lebih sulit dipelajari karena lebih dinamis. Tapi pada prakteknya tergantung bagaimana komitmen dan keseriusan kita mempelajarinya. Satu hal yang bisa saya pastikan, jika kita sudah menguasai FOREX maka selanjutnya ( relatif ) lebih mudah ketika belajar SAHAM.

Mari kita membekali diri dengan meningkatkan pengetahuan, pengalaman dan jam terbang maka pintu keberhasilan TERBUKA LEBAR bagi siapa saja yang mau belajar dengan sungguh - sungguh.

SALAM PROFIT KONSISTEN DAN OPTIMAL.

Silahkan SHARE Jika Bermanfaat.

Hidup Adalah Proses PERTUKARAN

Hidup Adalah Proses PERTUKARAN

hidup adalah proses pertukaran nilai dengan uang, bermanfaat, berharga, transaksi jual beli

Contoh paling mudah adalah transaksi jual beli. Pertukaran antara sebuah produk / jasa dengan sejumlah uang.

Jika kita sebagai pembeli, kita membayar sejumlah uang. Kita mendapatkan sebuah produk. Jika kita sebagai penjual, kita mendapatkan uang, kita memberikan produk.

Tentu saja produk itu harus bernilai, berharga, dan berguna yang mampu memberikan kenyamanan, kenikmatan, manfaat dan dibutuhkan oleh pasar.

Contoh lain yang menunjukkan bahwa hidup adalah proses pertukaran, ada pepatah mengatakan BANYAK MEMBERI BANYAK MENERIMA. Oleh sebab itu kita sering diberi nasehat, jika ingin mendapat pertolongan dari orang lain, kita harus memberi pertolongan kepada orang lain terlebih dahulu.

Intinya selalu ada pertukaran. Ada yang kita berikan dan ada yang kita dapat ( terima ). Tidak mungkin cuma memberi saja atau menerima saja. Dalam dunia bisnis ada istilah win win solution. Kedua belah pihak sama-sama untung.

Biasanya, proses pertukaran ini sifatnya equivalen ( seimbang / setara ). Nilainya sebanding. Jika kita ingin mendapat sesuatu yang lebih baik, maka kita harus memberikan sesuatu yang lebih baik juga.

Contohnya,
Bayar murah, dapat mobil murah.
Bayar mahal, dapat mobil mahal.

Beli ayam dapatnya ayam.
Beli sapi dapatnya sapi.

If you want something better, you must give something better. What you give, what you get

Demikian juga dalam hidup ini. Jika kita ingin mempunyai kehidupan yang lebih baik, lebih berkualitas, lebih sukses dan bahagia. Sudahkah kita memberi sesuatu yang lebih baik juga ? Yaitu lebih disiplin, lebih bekerja keras, lebih mau belajar, lebih giat, lebih berkomitmen, lebih kreatif dan lebih melakukan yang terbaik ?

Jangan pernah berharap hidup menjadi lebih baik jika kita tidak mau melakukan / memberikan yang lebih baik juga. Itu namanya MIMPI DI SIANG BOLONG ( mengharapkan fatamorgana ).

Ada sebuah hukum alam yang harus kita pahami, yaitu : Hukum Sebab Akibat atau Hukum Tabur Tuai. Segala sesuatu terjadi tidak secara tiba-tiba dan kebetulan. Semua yang terjadi pada hari ini adalah hasil dari keputusan / tindakan - tindakan kita di masa lalu.

Semua yang kita peroleh hari ini adalah hasil / akibat dari apa yang pernah kita berikan / lakukan di masa lalu. Dan apa saja yang kita kerjakan hari ini, akan berdampak di kehidupan yang akan datang.
Kehidupan sejatinya adalah proses pertukaran. Tidak ada yang gratis. Selalu ada harga yang harus ditukar ( dibayar ). Harga tidak selalu bicara soal materi / uang, namun juga non materi ( waktu, tenaga, pikiran, kesabaran, komitmen, kerja keras, dan semangat pantang menyerah ).
SALAM PROFIT KONSISTEN dan OPTIMAL.

Silahkan SHARE Jika Bermanfaat

Rahasia Trading PASTI PROFIT Telah Ditemukan

Rahasia Trading PASTI PROFIT Telah Ditemukan

rahasia trading saham forex profit anti loss bebas resiko. holy grail

Judul artikelnya dibuat bombastis ( sengaja ) supaya banyak yang penasaran, hehee...

Tapi sebenarnya memang ada caranya bagaimana trading pasti profit dan anti loss itu. Saya akan sharing panjang lebar di postingan kali ini.

Teruslah membaca...

Sebuah strategi atau metode pasti profit dan anti loss sering dikenal dengan istilah HOLY GRAIL.

Menurut banyak buku dan pakar trading, HOLY GRAIL itu tidak ada. Karena pergerakan market sangat dinamis, penuh perubahan dan ketidakpastian. Selain itu, trading adalah bisnis yang sama seperti bisnis lainnya. Ada peluang profit dan resikonya.

Saya setuju dengan semua pandangan tersebut. Namun saya juga percaya sebetulnya HOLY GRAIL itu ada. Saya sudah merasakan dan membuktikannya sendiri di dalam perjalanan trading saya selama ini.

Berbicara mengenai HOLY GRAIL, ada 2 prinsip yang harus dipahami terlebih dahulu.

1. Seberapa Lama ( WAKTU ).

Seluruh aktivitas hidup manusia selalu berkaitan dengan waktu, misalkan
Manusia lahir atau mati.
Pergi atau pulang sekolah.
Berangkat atau pulang kerja.
Menikah atau punya anak.
Tidur atau bangun.
Dan sebagainya.

Demikian juga dengan trading. Trader mendapatkan profit itu kapan ? Dalam waktu berapa lama ?

Ketika membuka transaksi apakah langsung profit satu detik kemudian ?
Atau satu menit kemudian ?
Atau satu jam kemudian ?
Atau satu hari kemudian ?
Atau satu minggu kemudian ?
Atau satu bulan kemudian ?

Batasan waktunya harus jelas. Nah HOLY GRAIL yang saya maksud adalah KEPASTIAN PROFIT yang bisa diraih dalam batas waktu yang WAJAR.
Logikanya, rentang waktu semakin panjang ( lama ) maka profit semakin PASTI bisa didapat. 
Tentu harus didukung dengan psikologi yang baik ( sabar ), pengaturan Money Management yang benar, dan juga analisa market yang tepat.

Lalu kebalikannya, rentang waktu semakin pendek / singkat, profit semakin sulit dipastikan.

Contohnya di bisnis real. Sebuah toko baru buka satu hari / satu minggu / satu bulan, belum bisa dikatakan pasti berhasil. Kalau rame / laris, mungkin itu hanya di awal saja. Beberapa minggu / bulan ke depan nasib nya bagaimana ? Harus dibuktikan dengan berjalannya waktu.

Demikian juga kalau masih sepi, belum bisa di katakan pasti gagal.

Untuk bisnis real saya menggunakan waktu 6 bulan. Rentang waktu yang LOGIS dan WAJAR untuk menilai sebuah bisnis dikatakan sukses atau gagal. Jika selama 6 bulan di total-total masih rugi, maka bisnis tersebut dianggap gagal. Mungkin disebabkan karena strategi marketing dan managementnya kurang bagus.

Tetapi jika marketing dan managementnya bagus, saya yakin selama 6 bulan sudah bisa meraup profit. Tergantung jenis usahanya juga.

Untuk trading forex juga sama. Jika anda trading selama 6 bulan di total-total masih profit, artinya anda sudah menemukan HOLY GRAIL.

Jika masih loss, berarti ada yang salah dengan trading anda. Mungkin dari sisi psikologinya, atau Money Managementnya atau mungkin analisa dan strateginya kurang tepat.

Namun jika cara tradingnya benar, saya yakin dalam waktu 6 bulan modal anda PASTI sudah berkembang dengan baik ( Yess PROFIT ). Terlepas dari berapapun besar profitnya.

Mari kita lanjut ke prinsip kedua..

2. Seberapa Besar ( HASIL PROFIT ).

Nah sekarang kita bicara soal hasilnya. HOLY GRAIL yang saya maksud adalah KEPASTIAN PROFIT yang bisa diraih dengan hasil yang WAJAR.
Logikanya, target profit semakin kecil, maka profit semakin PASTI bisa didapat. 
Kebalikannya, target profit semakin besar, maka semakin tidak pasti alias profit semakin SULIT didapat.

Contohnya di bisnis real, kulak an pulpen harga Rp. 1.000 lalu dijual dengan harganya Rp. 1.500 atau Rp. 1.100 lebih mudah laku yang mana ? Tentu saja yang Rp. 1.100.

Profit kecil lebih PASTI / mudah didapat daripada profit besar. Sebelumnya saya pernah membahas detail tentang hal ini di artikel sebelumnya.

Silahkan baca : JANGAN BERHARAP PROFIT BESAR

Pandanglah trading sebagai bisnis jangka panjang dengan pertumbuhan profit yang logis dan realistis. Niscaya perjalanan trading anda akan sangat menyenangkan.


Demikianlah kedua prinsip yang harus dipahami jika anda ingin menemukan HOLY  GRAIL. Dengan didukung Psikologi yang baik ( sabar dan disiplin ), Money Management yang benar, serta Analisa dan metode yang tepat, maka KEPASTIAN PROFIT lebih mudah diraih.

HOLY GRAIL bukan berarti zero loss. Namun kemampuan bertahan dan bertumbuh secara jangka panjang dengan psikologi yang sehat dan nyaman.

SALAM PROFIT KONSISTEN DAN OPTIMAL.

Silahkan SHARE Jika Bermanfaat.

Market Advice & Trading Tips Part 2

Market Advice & Trading Tips Part 2

rahasia sukses profit trading investasi saham forex market trader pemula profesional

LEBIH BAIK loss tapi tau letak kesalahannya DARIPADA profit tapi hanya karena beruntung. Profitnya semu dan tidak konsisten.

DARIPADA mengejar profit besar tapi kemungkinan dapatnya lebih sulit / jarang, LEBIH BAIK mengejar profit kecil tapi kemungkinan dapetnya lebih mudah / sering. Win loss rate lebih penting daripada win loss ratio.

Pertanyaan penting dalam trading bukanlah BISA PROFIT SEBERAPA BESAR ? Melainkan BISA TIDUR SEBERAPA NYENYAK ? Pikirkan resikonya dahulu, baru kemudian memikirkan profitnya ( Safety first )

Trader pemula berpikir bagaimana meningkatkan PROFIT. Trader profesional berpikir bagaimana meminimalkan RESIKO.

Cut loss tetap diperlukan dalam trading supaya trader tidak sombong dan senantiasa mengendalikan diri.

Pelajaran pertama dan terpenting untuk menjadi trader hebat adalah DISIPLIN CUT LOSS.

Pertempuran sesungguhnya dalam trading BUKANLAH trader melawan market, atau trader melawan broker, atau trader melawan trader lain. Melainkan trader melawan pikirannya sendiri. Asumsi dan harapan tidak selalu sesuai kenyataan.

Jika terdapat strategi / metode yang sempurna ( anti loss, pasti profit ), maka peranan Money Management tidak diperlukan lagi.

Analisa bisa salah, prediksi boleh salah tetapi endingnya tetap profit. Itulah The Power Of Money Management.

Lebih baik Margin Call daripada membiarkan floating loss berlama-lama. MC tidak, harga berbalik pun juga tidak. Trading dalam kegalauan sangat menguras psikologi.

Market selalu punya cara untuk MENGHANCURKAN sifat serakah para trader. Oleh karena itu, kesabaran dan pengendalian diri menjadi sangat penting.

Market selalu punya cara untuk MENGGODA para trader untuk tidak disiplin dan melanggar rencana tradingnya sendiri. Oleh karena itu, kedisiplinan dan keyakinan terhadap trading plan sangat diperlukan.

Sabar menunggu adalah salah satu ilmu penting yang harus dimiliki trader karena pergerakan market tidak ditangan kita.

Trader yang baik adalah PENGAMAT yang baik. Trader yang berhasil adalah trader yang mampu memanfaatkan hasil pengamatannya untuk mendapatkan profit.

Kunci sukses trading bukan terletak kepada Strategi / Metodenya, melainkan bagaimana KEDISIPLINAN dan PEMAHAMAN kita terhadap metode tersebut. Saya percaya semua metode itu bagus, yang tidak bagus itu manusianya yang menjalankan.

Ketika anda merasakan trading begitu membosankan, berarti anda sudah berada "dijalan" yang benar. Anda sudah menemukan metode yang cocok dan nyaman dengan diri anda.

Jangan takut jika sering loss. Justru itu bagus karena secara tidak langsung kita sudah belajar pola-pola profit jika kita mampu memanfaatkan dan mempelajari loss-loss tersebut. Posisinya tinggal dibalik saja.

If you have to take risk, make sure it's a CALCULATED RISK.

SALAM PROFIT KONSISTEN DAN OPTIMAL.

Silahkan SHARE Jika Bermanfaat.

Sudah kah Kita Perlakukan Trading Sebagai Bisnis

Sudah kah Kita Perlakukan Trading Sebagai Bisnis

mindset trading adalah bisnis bukan judi. sudahkah kita memperlakukan investasi trading saham forex sebagai bisnis

Kalau kita sering membaca di berbagai forum, grup dan komunitas trading, disana banyak yang mengatakan bahwa Trading adalah bisnis. Trading itu bisnis bukan judi. Sebuah kalimat klise yang sering di ucapkan para master / mentor trading.

Sebenarnya ada PERTANYAAN yang lebih penting dari sekedar mengatakan, Trading adalah bisnis. SUDAHKAH KITA PERLAKUKAN TRADING SEBAGAI BISNIS ?

Jika belum maka tidak heran kalau trading kita mengalami banyak babak belur dan berakhir dengan kekecewaan. Kemudian pertanyaan selanjutnya, bagaimana cara memperlakukan trading sebagai bisnis ?

Pada postingan kali ini saya akan membahas hal tersebut secara lebih detail dan mendalam supaya tidak hanya sekedar teori yang mudah diucapkan ( trading adalah bisnis ) tapi sulit diterapkan.

Sebuah bisnis bisa berhasil butuh 3 hal yang saling mendukung, yaitu Mindset, Metode, dan Management.

1. MINDSET.

Supaya berhasil di suatu bidang, kita harus memiliki mindset yang positif terhadap bidang tersebut dan yakin kepada diri sendiri.

Coba jawab pertanyaan berikut ini,
- Yakin kah anda trading forex adalah BISNIS YANG LUAR BIASA ? 
- Yakin kah anda bisa MENGHASILKAN SESUATU YANG LUAR BIASA dari trading ?

Jika jawaban kedua pertanyaan tersebut adalah TIDAK YAKIN, berarti anda mempunyai mindset yang negatif ( ragu dengan bisnisnya dan tidak percaya diri ). Saran saya SEGERA TINGGALKAN TRADING. Cari pekerjaan / bisnis lain yang mungkin lebih cocok buat anda.

Berbicara soal keyakinan, saya bisa mengerti bahwa seseorang tidak bisa mindsetnya langsung positif. Awalnya masih negatif / ragu itu hal yang sangat wajar. Namun setidaknya kita harus membangun keyakinan positif lebih dahulu supaya perjalanan menuju trader yang berhasil menjadi lebih bersemangat dan tidak mudah menyerah.

Bagaimana cara membangun mindset yang positif ? Perbanyaklah bergaul dengan orang - orang yang berhasil supaya anda tertular semangat dan optimisme mereka.

Di bagian mindset yang positif, terbagi menjadi 2 yaitu :
  • Spekulator ( High Profit ), Trader yang mengharapkan profit besar dalam waktu singkat dan mengutamakan pertumbuhan jangka pendek. 
  • Investor ( Low Profit ), Trader yang mengharapkan profit lebih kecil, relatif lebih aman dan mengutamakan pertumbuhan jangka panjang.
Tidak ada yang salah dengan menjadi seorang spekulator atau investor. Menginginkan profit besar atau kecil. Bahkan trading dengan sangat "serakah" dan ingin cepat kaya. Semuanya benar, bisa, dan boleh-boleh saja.

Trading forex adalah bisnis yang luar biasa dan revolusioner, bisa diperlakukan menjadi "apa saja". Mau trading harian atau mingguan atau bulanan, bahkan tiap jam, tiap menit, semua bisa-bisa saja. Sangat fleksibel dan dinamis. Yang terpenting kita paham dan siap dengan segala konsekuensinya.

Setiap orang punya mindset yang berbeda-beda. Bukan soal benar atau salah. Mindset apapun adalah benar bagi orang tersebut. Sebaiknya kita tidak saling memperdebatkan karena kita bertanggung jawab penuh atas mindset / keputusan kita sendiri.

2. METODE.

Metode ada banyak sekali. Tidak ada yang terbaik dan paling sempurna. Masing - masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Pilih dan gunakanlah metode yang paling NYAMAN buat anda.

Saya tidak mengatakan paling simple. Boleh saja itu rumit tapi anda nyaman, ya silahkan. Saya tidak mengatakan paling aman. Boleh saja itu sangat beresiko tetapi anda siap dan nyaman, ya silahkan.

Sebetulnya tidak ada istilah simple atau rumit, mudah atau sulit, aman atau beresiko. Orang yang berkata rumit atau sulit karena dia tidak benar-benar memahami. Orang yang berkata tidak aman ( sangat beresiko ) karena dia tidak tau cara mengelola resikonya.

Intinya adalah soal KENYAMANAN. Nah pada bagian inilah yang perlu banyak dikerjakan. Terkadang kita harus "berpetualang" dari metode satu ke metode yang lain. Mencoba dan mempelajari beberapa metode untuk menemukan yang paling nyaman. Masa-masa pencarian ini kadang sangat "melelahkan" bagi sebagian orang ( tidak sedikit yang menyerah ).

Trading sama seperti kehidupan. Orang mencari pekerjaan / jenis usaha yang sesuai dengan minat dan bakatnya. Mencoba menekuni beberapa profesi hingga akhirnya menemukan yang cocok dan fokus disana.

Atau proses mencari jodoh, misalkan seorang pria mencari istri. Tentu dia harus bergaul dan berteman dengan banyak wanita. Mungkin pernah pacaran beberapa kali sampai akhirnya menemukan yang paling cocok untuk dinikahi.

Balik lagi ke soal trading.

Jika kita sudah menemukan metode yang nyaman, lebih baik jangan berpindah-pindah. Fokuslah dengan metode itu, terus dilatih supaya semakin mahir sebab ada pepatah yang mengatakan,
1 pisau yang tajam LEBIH BERGUNA daripada 10 pisau yang tumpul.
3. MANAGEMENT.

Saya percaya sebuah bisnis mampu berkembang dengan luar biasa pasti memiliki management bisnis yang baik. Seluruh kegiatan operasionalnya berjalan dengan efektif dan terstruktur rapi.

Nah kalau kita ingin menjadi trader yang berhasil, maka kitapun harus mempunyai management trading yang baik. Management trading berisi JURNAL, catatan dan rekapitulasi hasil trading.

Apa saja yang perlu dicatat ? Berikut ini contoh jurnal trading yang saya lakukan,
  • Pair apa ( contoh EUR-USD ).
  • Terjadinya kapan, tanggal / hari / jam ( 11 agustus, Jumat, 19.30 )
  • Ada news fundamental apa ( CPI ).
  • News tersebut dari negara mana ( USA )
  • Berapa besar pergerakannya ( naik sebesar 68 dalam pips dalam waktu 1 jam setelah news tersebut release ).
  • Dan sertakan gambar chartnya.

Dengan mempunyai jurnal, kita bisa melakukan evaluasi dan perbaikan yang berkesinambungan. Lama - kelamaan kemampuan trading kita akan semakin berkembang.

Pergerakan market hanya ada 2 kondisi, yaitu Trending dan Sideways. Kedua kondisi ini akan selalu bergantian, dan terdapat pola - pola yang sama.

Seperti ada quote populer mengatakan HISTORY REPEATS ITSELF, artinya kondisi atau peristiwa di masa lalu cenderung akan terulang kembali di kemudian hari. Inilah gunanya kita memiliki jurnal sebagai bekal persiapan untuk menghadapi peristiwa yang "sama" di masa mendatang.

Dengan semakin banyaknya jam terbang serta mengenal pola - pola yang sama dan berulang, otomatis membuat kita semakin TRAMPIL dalam menyikapi pergerakan market. Endingnya, hasil trading kita akan semakin baik.

Selamat memperlakukan trading forex sebagai bisnis. SALAM PROFIT KONSISTEN dan OPTIMAL.

Silahkan SHARE Jika BERMANFAAT.

3 Persepsi Negatif Yang Dimiliki Trader Pemula

3 Persepsi Negatif Yang Dimiliki Trader Pemula

persepsi pikiran negatif trader pemula belajar trading saham forex broker bandar

Perjalanan menjadi seorang trader yang berhasil melewati beberapa tahapan.

Dimulai dari orang awam. Mereka belum memasuki dunia trading, hanya sebatas pernah mendengar perkataan orang lain tentang bisnis ini. Biasanya perkataan itu adalah hal-hal negatif yang dibesar-besarkan. Celakanya lagi, itu semua BUKAN FAKTA melainkan hanya opini dan asumsi belaka.

Kebanyakan berasal dari kelompok orang gagal. Banyak perkataan-perkataan yang "meracuni" orang awam sehingga ikut menjadi negatif. Makanya tidak heran kalau persepsi dunia trading di masyarakat sangat negatif.

Baca juga :
Mengapa Persepsi Forex Dimata Masyarakat Sangat Negatif ?
Anggapan Trading Forex itu Judi 

Mari kita lanjut ke tahap berikutnya.

Setelah orang awam, tahap berikutnya adalah TRADER PEMULA. Mereka mau membuka diri dan mulai menekuni trading forex.

Di tahapan ini, trader pemula mengumpulkan beragam informasi tentang dunia trading. Bergabung di banyak grup / komunitas trading dan mem-follow beberapa orang yang dianggap master trading.

Karena banyaknya informasi yang diperoleh, tidak jarang pula yang kontradiksi dan saling bertentangan. Menurut master A begini tapi menurut master B begitu. Menurut buku C bilangnya begini, tapi menurut buku D bilangnya begitu.

Trader pemula mengalami noise sehingga menimbulkan banyak mispersepsi dalam pikirannya. Hal ini sangat wajar karena mereka berada dalam masa pencarian jati diri. Berusaha menemukan trading style dan metode yang cocok dengan kepribadiannya.

Sebenarnya ada banyak mispersepsi. Namun kali ini saya akan membahas 3 saja.

1. Broker Suka Ngerjain Trader.

Ada anggapan mengatakan broker adalah bandar yang mengharapkan trader mengalami kerugian. Bahkan jika ada trader yang jago dan banyak mendapat profit, maka trader tersebut sangat rentan dikerjain broker.

Dikerjain itu artinya transaksi dicurangi atau data pergerakan harga dimanipulasi atau dipersulit ketika menarik dana ( withdrawal ), dan sebagainya.

Semua anggapan itu masih sebatas isu dan belum ada bukti yang valid. Bisa juga itu adalah bentuk persaingan yang tidak sehat ( black campaign ) antar broker untuk saling menjatuhkan.

Kalau menurut pandangan saya, semua broker itu bagus. Kegagalan trading disebabkan oleh kesalahan tradernya sendiri.

Memang ada broker yang "nakal" tapi itu BUKAN FAKTOR UTAMA penyebab kegagalan trading.
90% kesalahan trader sendiri.
10% faktor broker.

Kalau di bisnis real / konvensional, broker itu ibaratnya supplier. Ada supplier yang bagus, ada supplier yang jelek. Kalau bisnis kita mengalami kemunduran / kegagalan, apakah disebabkan oleh supplier ? Tentu tidak ! Tapi karena ketidakmampuan kita mengelola bisnis tersebut.

Balik lagi ke soal trading..

Data pergerakan harga ( quote ) setiap broker bisa berbeda tapi tidak beda jauh. Selisihnya paling cuma 2-3 pips saja. Di era keterbukaan sekarang, kesempatan broker melakukan manipulasi semakin kecil.
Emangnya kita siapa kok keGRan merasa dipantau terus oleh broker ? Strategi / robot ( EA ) trading kita sehebat apa kok broker punya alasan "harus" ngerjain kita ?
Jangan-jangan semua itu hanya pikiran negatif kita sendiri. Kita membuat pembenaran atas kegagalan sekaligus menciptakan alasan untuk menutupi ketidakmampuan menjalankan trading.

Trader yang bermental pecundang akan selalu mengkambing hitamkan broker ketimbang memperbaiki diri.

Mulai sekarang mari berhenti menyalahkan pihak broker. Lebih baik mengevaluasi diri dan terus belajar meningkatkan kemampuan trading.

2. Market Sangat Ganas dan Sulit Diprediksi.

Pernyataan "market sangat ganas" menurut saya sangat berlebihan karena ganasnya market itu bisa diukur dan dihitung. Bukan secara tiba-tiba dan tidak ada sebab kemudian market menjadi ganas.

Orang yang mengatakan demikian artinya mereka tidak mengerti cara mengontrol dan mengelola resiko. Padahal caranya sangat simple, ini hanya soal Money Management. Bagaimana mengatur jumlah lot yang ideal dengan besarnya modal yang dimiliki.

Bagi trader pemula sangat disarankan menggunakan lot terkecil dahulu karena untuk melindungi modal. Kalaupun kena loss, kerugiannya tidak terlalu besar. Masih tersisa banyak modal untuk melanjutkan "perjuangan" trading berikutnya. Tujuan pemula bukanlah mengejar profit melainkan JANGAN RUGI DULU. Fokus melatih diri dan meningkatkan kemampuan trading.

Market itu seperti lautan. Bisa memberi makan yang melimpah. Namun bisa juga menghancurkan jika kita tidak berhati-hati dan kurang mempersiapkan management resiko dengan baik.

Yang namanya laut pasti ada siklusnya. Demikian juga market ada polanya ( Trending dan Sideways ). Kedua pola ini akan selalu bergantian. Kenali apa saja yang menjadi ciri-ciri market sideways dan market trending.

Market juga seperti jalan raya. Ada rambu-rambu dan aturan berlaku. Dengan "mematuhi" rambu2 tersebut BUKAN BERARTI pasti aman dan selamat. Namun sudah mengurangi resiko terjadinya kecelakaan, sekaligus meningkatkan peluang keberhasilan.

3. Trading Bukan Bidang Saya, Bukan Jodoh Saya.

Ini adalah perkataan trader yang sudah putus asa. Saya pun dahulu pernah mengalaminya. Meskipun dalam hati masih tersimpan keinginan dan harapan bahwa sukses di bisnis trading adalah sesuatu yang bisa dicapai.

Kita perlu mengevaluasi diri. Apakah selama ini kita belajarnya sudah tekun atau tidak ? Banyak orang mengaku kenal trading sudah lama. Tapi tradingnya tidak teratur. Belajarnya tidak fokus. Kadang sehari sekali atau seminggu sekali atau bahkan sebulan sekali ( kalau ingat ).

Ngakunya sudah trading selama 3 tahun, tapi belajarnya tidak konsisten. 3 tahun tapi tidak efektif !

Atau bisa juga ilmu kita masih kurang sehingga perlu mengupgrade diri. Di era sekarang ada banyak sumber pembelajaran tentang trading. Dari yang gratisan sampai yang berbayar.

Jangan terlalu cepat menghakimi diri sendiri dengan berkata : ini bukan bidang saya. Jangan-jangan kita sendiri yang kurang serius menjalankan bisnis ini. Tidak memperlakukan trading forex layaknya sebuah bisnis yang harus dikerjakan secara profesional.

Marilah kita memperbaiki sikap dan pola pikir sebagai seorang trader yang berhasil.

Di hadapan market kita semua adalah sama. Tidak ada yang namanya master. Orang yang di anggap master sebenarnya tidak lebih hebat dari pemula. Mereka hanya sudah melakukannya lebih dahulu dengan penuh komitmen.

Jangan berkecil hati jika saat ini kita masih pemula karena Pemula adalah master yang tertunda.

SALAM PROFIT KONSISTEN dan OPTIMAL.

Silahkan SHARE Jika BERMANFAAT.